INFORMASI PENDIRIAN PERUSAHAAN

Lengkap, Proses Cepat dan Anda Terima Beres

Berikut beberapa alasan utama pengusaha lebih memilih bentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) sebagai perusahaan untuk melakukan kegiatan usaha di Indonesia;

 
 

1. Perseroan Terbatas sebagai Badan Hukum


Sebagai salah satu badan hukum, Perseroan Terbatas dirasakan lebih menjaga keamanan dalam melakukan kegiatan usaha di Indonesia. 


Hal ini karena anggaran dasar perusahaan mulai dari pendirian perusahaan, perubahaan, penggabungan perusahaan (merger), pengambilalihan serta pembubaran perusahaan diatur secara hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan lain yang terkait


 
 
 

2. Bidang usaha termasuk Usaha Khusus


Berbagai jenis kegiatan usaha dapat dikelola dan dilakukan oleh badan usaha perorangan, badan usaha tidak berbadan hukum atau badan usaha berbadan hukum seperti PT dan KOPERASI.


Namun ada beberapa jenis bidang usaha yang hanya bisa di kelola dan dilaksanakan oleh badan usaha berbentuk badan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi. Berikut jenis kegiatan usaha yang harus beberbentuk badan hukum seperti PT  antara lain;


1. Bidang usaha sektor Perhubungan meliputi; Usaha Jasa Pengurusan Transportasi (Forwarding), Usaha Salvage, dll.

2. Bidang usaha pariwisata antara lain; Usaha biro perjalanan wisata, usaha konsultan pariwisata, dll

3. Usaha jasa konstruksi dengan kualifikasi besar, 

4. Jenis usaha lain yang diatur oleh Undang-Undang atau Peraturan yang berlaku.

 
 
 

3. Usaha patungan dengan pihak asing


Pengusaha berencana mendirikan sebuah perusahaan dalam rangka penanaman modal asing (PMA), yakni usaha patungan antara pemilik modal Indonesia dengan pemilik modal asing, dimana salah satu atau lebih pemilik modal asing menjadi pemegang saham perusahaan. 


Setiap perusahaan yang didirikan dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) harus berbentuk Perseroan Terbatas.

 
 
 

4. Keputusan tertinggi ada ditangan Pemegang Saham


Pemilik modal selaku pemegang saham dapat mengambil keputusan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menentukan dan menetapkan anggaran dasar perusahaan termasuk mengangkat dan memberhentikan pengurus (Direksi dan Komisaris) untuk mengelola dan melaksanakan perusahaan

 
 
 

5. Resiko bisnis


Pengusaha atau pemilik modal merasa lebih aman dalam melakukan investasi  dan menanamkan modal dengan mendirikan badan hukum Perseroan Terbatas (PT) sebagai legalitas perusahaan. 


Hal ini karena adanya pemisahan kekayaan pribadi para pemilik (pemegang saham) perusahaan dengan kekayaan pribadinya. Sehingga segala resiko bisnis yang dilaksanakan untuk dan atas nama perusahaan bukan lagi menjadi tanggung jawab para pendiri atau pemegang saham melainkan menjadi tanggung jawab perusahaan.


 
 

6. Nilai Investasi Besar


Hampir semua jenis usaha dengan nilai investasi besar yang ada di Indonesia berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) baik yang didirikan dalam rangka penanaman modal asing (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN) atau berbentuk perusahaan BUMN  atau BUMN. 


Hal ini tidak lepas dari strategi bisnis yang menjadi visi dan misi perusahaan untuk mengembangkan bisnis, melakukan perluasan usaha, mendirikan pabrik, menciptakan produk baru dan lain sebagainya dengan tujuan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. 


 
 
 
UA-69844064-1